
Kamis, 24 September 2026, menjadi hari yang penuh keseruan bagi anak-anak TK Maria Immaculata. Pada hari tersebut, para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran di luar lingkungan sekolah dengan mengunjungi Eduwisata Kampung Sayur Nusa Indah, Menganti. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan mengenal lingkungan secara lebih dekat melalui pengalaman langsung.
Kunjungan ke Eduwisata Kampung Sayur Nusa Indah tidak sekadar menjadi kegiatan jalan-jalan atau rekreasi. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenal tanaman dan kegiatan bercocok tanam dengan cara yang menyenangkan. Pembelajaran dilakukan melalui aktivitas sederhana yang dapat diikuti langsung oleh anak-anak, sehingga pengalaman yang diperoleh menjadi lebih nyata dan mudah dikenang.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengisi media tanam. Anak-anak diajak untuk memasukkan tanah subur ke dalam polybag kecil menggunakan sekop-sekop mini berwarna-warni. Aktivitas sederhana ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak untuk mengenal salah satu tahapan dalam menanam tanaman.
Dengan menggunakan alat-alat berukuran kecil yang sesuai untuk kegiatan anak, proses mengisi media tanam menjadi aktivitas yang menarik. Anak-anak belajar menggunakan alat dengan lebih hati-hati sekaligus berlatih untuk menyelesaikan kegiatan secara bertahap. Dari kegiatan tersebut, anak-anak juga dapat belajar mengenai ketelatenan dan kesabaran dalam melakukan suatu pekerjaan.
Kegiatan berikutnya yang tidak kalah seru adalah panen sayur sawi. Anak-anak mendapatkan pengalaman memetik langsung sayur sawi hijau yang tumbuh di area kebun. Melihat sayuran yang sebelumnya hanya dikenal sebagai bahan makanan, kemudian dapat dipetik secara langsung dari tempat tumbuhnya, menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak.
Melalui kegiatan panen tersebut, anak-anak dapat mengenal lebih dekat proses sederhana yang berkaitan dengan tanaman sayuran. Mereka tidak hanya melihat sayuran yang sudah tersedia di rumah atau di pasar, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung berada di lingkungan tempat sayuran tersebut tumbuh.

Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan melihat, menyentuh, menggunakan alat, mengisi media tanam, hingga memanen sayuran, proses pembelajaran menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak-anak pun dapat mengenal bahwa berbagai jenis sayuran yang dikonsumsi sehari-hari berasal dari proses budidaya tanaman.
Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan di Kampung Sayur Nusa Indah juga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Suasana belajar yang dilakukan di luar kelas memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi lingkungan dan mengikuti aktivitas yang berbeda dari kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah.
Pembelajaran melalui kegiatan bercocok tanam juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan anak pada pentingnya menghargai alam dan hasil bumi. Dari aktivitas sederhana seperti mengisi media tanam dan memanen sawi, anak-anak dapat mulai mengenal bahwa tanaman membutuhkan proses dan perawatan hingga akhirnya dapat menghasilkan sayuran yang dapat dimanfaatkan.
Keseruan semakin lengkap ketika anak-anak dapat membawa pulang sayuran segar hasil panen sendiri. Oleh-oleh tersebut bukan hanya berupa sayuran, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman yang mereka dapatkan selama mengikuti kegiatan. Ada proses belajar, mencoba, dan kemudian menikmati hasil dari kegiatan yang telah dilakukan.
Kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga karena anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui penjelasan, tetapi juga belajar dengan melakukan secara langsung. Pengalaman tersebut dapat membantu anak mengenal berbagai hal sederhana di lingkungan sekitar dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia mereka.
Melalui kegiatan Eduwisata Kampung Sayur Nusa Indah, pembelajaran TK Maria Immaculata pun terasa semakin berwarna. Anak-anak diajak untuk belajar sambil bermain, mengenal tanaman, mencoba aktivitas bercocok tanam, hingga merasakan keseruan memanen sayuran secara langsung.
Hari Kamis, 24 September 2026, akhirnya menjadi salah satu pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak TK Maria Immaculata. Dari sekop kecil, tanah subur, polybag, hingga sayur sawi yang dipanen sendiri, semuanya menjadi bagian dari cerita seru mereka saat belajar menjadi petani cilik.
Semoga pengalaman sederhana namun bermakna ini dapat terus menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak untuk mengenal lingkungan, mencintai alam, dan belajar dari berbagai hal yang ada di sekitar mereka.
No Comments