Minggu ini, kegiatan rutin anak-anak PACE dijadwalkan libur sementara, menyesuaikan dengan agenda ujian siswa kelas XII di SMK Yos Sudarso Sidareja yang berlangsung pada 16-20 Maret 2026.

Memanfaatkan waktu luang tersebut, kami merealisasikan rencana pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk memenuhi kebutuhan sandang anak-anak. Tepat pukul 10.00 WIB, dengan bantuan transportasi dari Pak Budi, seorang guru dari SMK Yos Sudarso Sidareja, kami berangkat menuju Lina Busana Sidareja. Di sana, kami memberikan kebebasan penuh kepada anak-anak untuk mengeksplorasi pilihan mereka.
Suasana toko seketika ramai saat mereka menyebar ke berbagai sudut, memilah warna dan ukuran yang sesuai dengan selera pribadi. Menariknya, momen ini juga menjadi ajang belajar bagi mereka, beberapa anak yang diliputi keraguan tampak aktif berdiskusi dan meminta pertimbangan sebelum menentukan pilihan. Ada kepuasan tersendiri menyaksikan mereka belajar mandiri dan percaya diri dalam menentukan kebutuhan pribadinya.

Selama kurang lebih dua jam, kami mendampingi anak-anak mengeksplorasi pilihan mereka di Lina Busana. Waktu yang cukup panjang tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk benar-benar mempertimbangkan fungsionalitas dan selera pribadi dalam memilih pakaian. Setelah seluruh kebutuhan terpenuhi, kegiatan berlanjut dengan agenda makan siang bersama di sebuah rumah makan lokal. Di sana, dalam kesederhanaan menu yang tersaji, tercipta ruang dialog yang cair, penuh sukacita, dan kehangatan yang merekatkan ikatan emosional di antara kami.

Pengalaman hari ini menegaskan visi program kami: bahwa proses pembentukan rasa percaya diri dan kemandirian anak-anak tidak boleh terpenjara dalam ruang kelas saja. Pendidikan karakter yang sejati justru lahir melalui interaksi nyata di lapangan.
Kemampuan mereka dalam menentukan pilihan saat berbelanja adalah latihan pengambilan keputusan yang krusial bagi masa depan. Sementara itu, momen di meja makan menjadi sarana pendidikan sosial yang mengajarkan tentang kebersamaan, rasa syukur, dan etika berkomunikasi. Melalui keseimbangan antara pendidikan formal dan pengalaman hidup seperti inilah, kami berupaya mencetak pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental.

Kejutan manis menyempurnakan momen makan siang kami hari itu. Di antara hiruk pikuk ruang makan, hadir sosok Bapak Camat Sidareja, Nugroho Slamet Budi Santoso, S.STP., M.Si., yang turut bergabung di meja yang sama. Alih-alih berjarak, beliau menyapa kami dengan keramahan yang begitu tulus, serupa seorang ayah yang sedang melepas rindu dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anaknya sendiri.Keakraban yang terpancar hari itu bukanlah tanpa alasan. Rupanya, jejak kebersamaan beliau dengan anak-anak telah terukir di banyak kesempatan. Beliau kerap meluangkan waktu untuk hadir dan menyapa mereka, baik dalam sukacita HUT
No Comments