Penghijauan Nusakambangan

?
Project Details
Donors Trocaire
Location Kampunglaut, Nusakambangan
Share this
Description

Penghijauan Nusakambangan di daerah Selok Jero Nusakambangan Cilacap

Di balik seramnya nama Pulau Nusakambangan sebagai penjara bagi narapidana kelas kakap, tersembunyi keindahan alam yang tiada tara. Mungkin hanya pulau Nusakambanganlah satu-satunya pulau yang masih memiliki hutan rimba tropis alami yang letaknya paling dekat dengan pulau Jawa. Namun sayang karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab, hutan ini rusak parah. Bahkan sebagaian besar telah berubah menjadi savana.

Romo Carolus menjelaskan program konservasi sudah dilakukan oleh YSBS di pulau Nusakambangan sejak sejak 2009. Tujuannya adalah untuk pengembalian ekosistem asli di pulau Nusakambangan yang merupakan paru-paru Cilacap. Program terakhir adalah konservasi di daerah Selok Jero wilayah ujung barat Nusakambangan dengan model pemberdayaan masayarakat lokal pada 2011.

Penghijauan Nusakambangan bukanlah perkara mudah, sudah dicoba 3 strategi yang  berbeda namun belum berhasil dengan maksimal. Pada proyek pertama awal 2009, pembibitan dilakukan di luar Pulau Nusakambangan. Ternyata metode ini tidak efisien karena biaya tinggi untuk pengangkutan bibit dan resiko bibit mati sebelum ditanam.

Proyek kedua strategi dirubah, penyemaian dilakukan di Klaces Nusakambangan dengan melibatkan keluarga-keluarga di sana. Setiap keluarga mendapat benih untuk disemai dan setelah cukup besar bibit tersebut dibeli untuk ditanam di aeral penghijauan. Selain menyemai dan menanam keluarga tersebut masih harus merawat pohon selama 6 bulan dan untuk mereka mendapat upah dari YSBS.

Penghijauan ini membutuhan dana yang besar maka harus dipikirkan bagaimana dana bisa di dapat tanpa mengharapkan bantuan dari luar. Strategi yang pernah dicoba adalah mengadakan penanaman campur antara tanaman produktif dan pohon asli. Maksudnya hasil dari tanaman produktif tersebut bisa dipanen dan dijual. Hasilnya akan dibagai tiga, 45% untuk upah penanaman dan perawat pohon, 10% untuk Lapas, dan 45% untuk biaya reboisasi selanjutnya. Namun ada kendala karena berbenturan dengan aturan kehutanan yaitu pohon yang ditanam di daerah konservasi tidak boleh ditebang sehingga strartegi macet.

Maka dibuatlah strategi lainnya oleh Romo Carolus. Maka sejak awal tahun 2011, 250 petani di daerah Selokrejo, Indralaya, di bagian barat Pulau Nusakambangan, dibina oleh Yayasan Sosial Bina Sejahtera untuk ikut terlibat aktif dalam reboisasi hutan Pulau Nusakambangan. Semula mereka sering dianggap sebagai “petani liar” di Pulau Nusakambangan sehingga sering diusir, diancam, dan diperlakukan secara lancar oleh pihak tertentu. Berkat pendampingan YSBS yang menerapkan model “win-win solution”, para petani diberdayakan untuk aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan prorgam penghijauan di Nusakambangan. Setiap petani diberi kepercayaan atas 1 Ha tanah di Pulau Nusakambangan, dimana mereka dapat bercocok tanan padi dan palawija. Sambil menanam dan memelihara pohon-pohon asli dengan sistem yang disebut “tumpang sari”.

Dari segi biaya strategi ini paling murah, YSBS hanya memberi benih untuk ditanan, dan untuk satu hektar lahan konservasi petani dijanjikan mendapat hadiah Rp 1.000.000 jika pohon asli yang ditanam tumbuh subur pada akhir proyek. Setelah itu mereka akan dipindahkan ke lokasi kritis yang baru dengan ketentuan yang sama.

Dengan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan tersebuut diharapkan proses reboisasi di Nusakambangan dapat membuahkan hasil yang baik, di mana ekosistem asil dapat segera terbentuk kembali sehingga flora dan fauna di Nusakmabangan dalam hidup dengan baik. Selain itu reboisassi pulau Nusakambangan dapat menyerap racun dan polusi udara di atas kota Cilacap.

Program penghijauan YSBS merupakan implementasi dari Program Penanaman 1 Milyar Pohon untuk Dunia yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia berkaitan dengan Global Warming. Maka penghijauan di Nusakambangan merupakan bukti kepedulian YSBS terhadap keberlangsungan kehidupan di dunia ini.

Untuk penghijauan Nusakambangan YSBS menyediakan berbagai macam biji serta bibit pohon-pohon asli yang sebgaian telah disemai di daerah persemaian Klaces dan Selokrejo, Kecamatan Kampunglaut.

Bapak Sagimin yang mewakili warga Indralaya menenegaskan bahwa mereka datang ke Indralaya semata-mata karena desakan untuk mempertahankan hidup. Sebagai orang kecil mereka tidak mampu bersaing dengan pemilik modal sehingga tersingkir ke Indralaya. Mereka juga berjanji dengan senang hati dan setia mengikuti program pemerintahan menghijaukan kembali Nusakambangan asalkan mereka diijinkan dan dilindungi keamanaannya selama menggarap lahan di Nusakambangan.

Gambar 1 menunjukkan daerah yang telah ditutupi oleh tanaman asli dari pulau. Dengan perawatan yang tepat tanaman tumbuh dengan baik dan sehat

K1600_pic1

Gambar 2 dan 3 menunjukkan proses pembenihan di Base Camp dari Koordinator Proyek Penghijauan

K1600_pic2 K1600_pic3

Gambar 4-8 menunjukkan bibit di daerah pemukiman sebelah gubuk mereka

K1600_pic4 K1600_pic5 K1600_pic6 K1600_pic7 K1600_pic8

Gambar 9 menunjukkan tanaman asli di antara tanaman sayur dan pohon buah

K1600_pic9

Gambar 10 menunjukkan tanaman asli yang masih muda setelah tanaman sayuran sudah dipanen

K1600_pic10

Gambar 11 menunjukkan “Palawija” yang tumbuh sangat baik dan memberikan petani jalan keluar yang sukses untuk menghadapi masalah selama kegagaln Papi Gogo

K1600_pic11

Gambar 12-14 menunjukkan hasil panen dari jagung dan biji-bijian

K1600_pic12 K1600_pic13 K1600_pic14

Gambar 15 menunjukkan petunjuk untuk orang-orang yang bukan pekerja di Pulau Nusakambangan

K1600_pic15

Gambar 16 menunjukkan tanaman asli yang masih muda (dirawat agar tumbuh dengan baik)

K1600_pic16

Gambar 17 menunjukkan Pak Memet dan pekerja Lapas bertukar nomor telepon untuk berkomunikasi jika ada ancaman atau tindak kriminal yang terjadi

K1600_pic17

Gambar 18 menunjukkan pertemuan dengan Petugas Lapas Batu Nusakambangan

K1600_pic18

Gambar 19 menunjukkan pertemuan antara Romo Carolus dengan Petugas Lapas Batu Nusakambangan untuk berdiskusi tentang koordinasi dengan petani untuk menangkap pencuri kayu. satu kelompok sudah tertangkap dan menunggu proses pengadilan

K1600_pic19

Gambar 20 dan 21 menunjukkan tanah yang sudah siap untuk ditanami dengan tanaman asli

K1600_pic20 K1600_pic21

LOKASI    : Kawasan Selokjero di Pulau Nusakambangan

TUJUAN   : Mengembalikkan hutan Nusakambangan pada ekosistem asli sehingga mampu    memberikan kontribusi pada pencegahan bahaya Global Warming

peta 1peta2

 

lahan kosong 2 lahan kosong 3

Prioritas Tanaman :

Tanaman/pohon-pohon asli Nusakambangan   dan tanaman buah petik.

benih

Strategi :

Pengorganisasian dan pemberdayaan warga pendatang di daerah penghijauan.

Sistem Penanaman :

Demi keberlanjutan dan keberhasilan proyek dipilih sistem tumpangsari

salah satu lahan kosong utk persemaian

Penyandang Dana :

Trocaire dan Misean Cara dari Irlandia

Legalitas :

Kegiatan ini dilaksanakan atas MOU antara Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM   dengan Yayasan Sosial Bina Sejahtera, Cilacap. (No. WUM. 01.10-323 tanggal 7 April 2010)

Peresmian :

Proyek ini diresmikan oleh Ibu Wakil Gubernur Jateng, Ibu Rustriningsih di dampingi oleh Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Jateng, Bpk. Chairudin Jarus, pada tanggal 1 Maret 2011

Pembibitan :

Bibit tanaman asli diperoleh dengan mencari dari hutan lindung, bibit tanaman lain dan tanaman buah petik dari biji yang dibeli atau sumbangan umat. Biji-biji itu disemai dekat gubug-gubug pekerja, demi memudahkan pemeliharaan dan pengangkutan ke lokasi tanam.

lahan jadi 1 lahan jadi 3

lahan jadi 3

Hasil :

  1. ± 60% wilayah proyek sudah tertutup oleh tanaman baru.
  2. Para pekerja sudah dapat menikmati panen dari tanaman tumpangsari yaitu : Padi, Jagung, pisang dll
  3. Setelah hutan jadi, petani pekerja tak boleh lagi menanam tumpang sari dan harus meninggalkan Nusakambangan

lahan yang sudah tertutup 2 lahan yang tertutup 4 lahan yg tertutup 3lahan yg sudah tertutup 1

 

Bibit-bibit tanaman yang sedang dipersiapkan

K1600_penghijauan nusakambanga 001 K1600_penghijauan nusakambanga 002 K1600_penghijauan nusakambanga 016

Persiapan menuju Nusakambangan menggunakan kapal compreng

K1600_penghijauan nusakambanga 003 K1600_penghijauan nusakambanga 007 K1600_penghijauan nusakambanga 008

Petugas sedang memberi instruksi ke warga Nusakambangan

K1600_penghijauan nusakambanga 009 K1600_penghijauan nusakambanga 010 K1600_penghijauan nusakambanga 012

Laporan Kegiatan Penghijauan Nusakambangan

K1600_Slide1 K1600_Slide2 K1600_Slide3 K1600_Slide4 K1600_Slide5 K1600_Slide6 K1600_Slide7 K1600_Slide8 K1600_Slide9 K1600_Slide10 K1600_Slide11 K1600_Slide12 K1600_Slide13

 

 

Related Projects

Comments

    No Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Fields marked * are mandatory.

*